Solusi Untuk Rewrite Artikel Unik dengan Article Rewrite Tool

Dalam dunia blogging, berlaku hukum bahwa konten adalah raja (content is the king), namun pada sejumlah tulisan, saya selalu bilang bahwa raja yang sebenarnya adalah konten yang UNIK (unique content is the real king). Mengapa?

Konten yang unik akan dinilai positif oleh mesin pencari, terutama Google.com, sehingga bisa membantu situs kita menempati urutan pertama dengan kata kunci tertentu yang mewakili konten yang bersangkutan.

Persoalannya kemudian adalah bagaimana menghasilkan konten yang unik, dan dalam bahasa Inggris. Masalah ini menjadi terasa berat terutama di kalangan blogger lokal dengan kemampuan bahasa Inggris yang pas-pasan. Padahal untuk bisa bersaing di internet melalui bisnis blog advertising dengan menjual link atau paid review, atau untuk memancing trafik, maka blog kita mesti diisi dengan artikel bahasa Inggris yang bagus, unik, informatif dan lolos Copyscape.

Makanya sebagian rekan blogger akhirnya memilih untuk membeli artikel dari layanan penulisan artikel yang banyak bertebaran di internet. Konsekuensinya adalah biaya. Semakin banyak artikel yang dibutuhkan, maka akan semakin membengkak pula biaya yang mesti dialokasikan untuk artikel unik. Padahal dalam ngeblog itu juga berlaku prinsip ekonomi: selalu berusaha mendapatkan dollar sebanyak-banyaknya dan menekan pengeluaran biaya sesedikit mungkin! :)

Article RewritingNah, saya mau sharing sedikit tentang bagaimana mengatasi persoalan konten unik untuk blog kita dengan menggunakan software article rewrite tool. Dengan menggunakan article rewrite tool, kita bisa menekan biaya pembuatan artikel unik untuk blog yang kita kelola, atau untuk job paid review yang akan kita posting, malah menghasilkan artikel unik bisa tanpa biaya sama sekali!

Tool untuk Rewrite Artikel

Sebenarnya ada banyak tools di internet yang tersedia secara gratis untuk rewrite artikel, hanya saja saja sebagian besar diantaranya tidak menghasilkan artikel yang berkualitas yang enak dibaca. Nah, saya sih lebih memilih menggunakan The Best Spinner sebagai tool untuk rewrite artikel unik karena hasilnya cukup berkualitas dan lolos Copyscape.

Saya sudah menggunakannya untuk mengelola sejumlah blog dan memang terbukti sangat efektif dan efisien. Cukup masukkan artikel aslinya, lalu tekan tombol rewrite, dan akan keluar artikel unik hasil rewrite dari software ini.

Malah, kita bisa menghasilkan ratusan versi artikel unik dari sebuah artikel utama yang kita masukkan. Menarik, bukan? Harganya lumayan murah, bisa coba free trial $7 USD untuk 1 pekan pertama, bayarnya bisa lewat paypal.

Tunggu apa lagi? Segera menuju TKP The Best Spinner dan rasakan manfaatnya!

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Cara Mendapatkan Banyak Job Review dari Blogsvertise

Blogsvertise.com adalah salah satu broker paid review yang sudah cukup lama beroperasi di internet, bahkan sejumlah pihak menganggap Blogsvertise adalah pioneer bisnis sponsored review melalui blog. Banyak blogger yang memperoleh pendapatan yang lumayan sebagai publisher di Blogsvertise, tetapi tidak sedikit juga yang selalu kecewa karena tidak kunjung mendapatkan job review dari Blogsvertise.

Saya sudah pernah menulis postingan yang berisi sejumlah tips penting untuk mendapatkan banyak job review dari Blogsvertise.com. Nah, kali ini saya akan menambahkan beberapa cara lain untuk mendapatkan banyak job review dari Blogsvertise. Selamat membaca!

Blogsvertise

Cara Mendapatkan Banyak Job Review dari Blogsvertise

Pada rilis resmi mereka bulan Oktober 2011 ini, Blogsvertise melansir 3 macam langkah yang dapat ditempuh oleh para blogger untuk mendapatkan banyak job review (tasks) dari mereka. Apa saja itu?

Daftarkan sebanyak-banyaknya blog Anda di Blogsvertise
Salah satu cara mendapatkan banyak job review dari Blogsvertise adalah dengan mendaftarkan sebanyak-banyaknya blog di sebuah akun dengan beragam kategori. Sepanjang blog yang Anda daftarkan memiliki konten yang berkualitas dan diupdate secara teratur, maka Blogsvertise berjanji akan memberikan banyak job review kepada Anda.

Jika pada postingan tentang Tips Mendapatkan Banyak Job Review dari Blogsvertise pada 18 November 2010, saya menyatakan bahwa kategori blog yang paling banyak dicari advertiser adalah Travel dan Finance, maka saat ini keadaan tersebut sudah mulai berubah. Hampir semua lini kategori blog sudah ramai dengan advertiser. Setidaknya, demikian yang dijelaskan oleh Blogsvertise dalam rilis mereka pekan lalu.

Secara personal, berdasarkan sejumlah pengalaman selama menekuni bisnis blog advertising, saya sarankan untuk hanya mendaftarkan 1 blog untuk setiap kategori di sebuah akun Blogsvertise. Bagaimana kalau Anda punya banyak blog di sebuah kategori? Misalnya, ada 5 blog kategori bisnis. Nah, sebaiknya buat 5 akun berbeda. Bagaimana dengan Paypalnya? Tidak masalah, soalnya di akun Paypal kita bisa menambahkan hingga 7 alamat email berbeda sebagai alamat pembayaran.

Bergabung di Facebook Page dan Twitter Blogsvertise
Jangan lupa untuk mengklik tombol “like” pada Facebook page Blosgvertise dan akun Twitter Blogsvertise untuk senantiasa mendapatkan informasi seputar Blogsvertise, termasuk yang penting adalah tersedianya Grab Bag Task (GBT).

Minta Kembali Job yang Sudah Expired
Kadang karena satu dan lain hal, kita tidak sempat mengerjakan job review yang diberikan sehingga masuk dalam kategori expired task. Nah, kali ini Blogsvertise memberikan kelonggaran kepada semua blogger untuk bisa meminta kembali job-job tersebut dan menyelesaikannya dengan tambahan waktu. Silahkan kirimkan email ke mereka dan Blogsvertise akan menyeleksi mana job expired yang masih bisa diberikan kembali, dan mana yang tidak. Saya pikir, tidak ada salahnya mencoba hal yang satu ini.

Demikianlah beberapa cara untuk mendapatkan banyak job review dari Blogsvertise. Semoga bermanfaat!

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Cara Terbaru Mengukur Pagerank Setelah Google Update Oktober 2011

Google pagerank update Oct 2011Kebijakan terbaru Google yang menghilangkan indikator pagerank di toolbar browser dan google pagerank checker yang lain di awal bulan Oktober 2011 ini menyebabkan banyak pihak kelimpungan, tidak terkecuali para blogger penjual link dan review, serta para advertiser dan pembeli link lainnya.

Selama ini, pagerank menjadi indikator utama untuk menilai harga sebuah link dari blog atau situs. Semakin tinggi pagerank sebuah blog, maka harga linknya juga akan semakin baik, demikian pula sebaliknya. Nah, pada saat kita tidak bisa dengan mudah mengukur pagerank dari sebuah blog, maka bagaimana menilai harga jual linknya?

Ternyata, perubahan yang terjadi lebih pada perubahan API (application programming interface) Google, sehingga semua alat yang selama ini digunakan untuk mengukur Google pagerank tidak dapat bekerja dengan baik. API lama google beralamat di http://toolbarqueries.google.com/search, sedangkan API baru Google setelah update Oktober 2011 ini menjadi http://toolbarqueries.google.com/tbr.

Tapi, berdasarkan komentar Iqbal Sandira di postingan saya sebelumnya, ternyata ada beberapa cara yang dapat digunakan untuk mengukur pagerank setelah Google update Oktober 2011 ini.

Cara Terbaru Mengukur Pagerank Setelah Google Update

Ada 2 cara terbaru untuk mengukur Google pagerank setelah semua indikator pagerank dihapus Google pekan ini, yaitu:

1. Install Google toolbar, check PR nya masih ada, dan ini valid. Hanya saja Google toolbar ini terbatas untuk browser Internet Explorer (IE), bukan di Firefox.

2. Menggunakan SEOquake, tetapi Google API-nya harus dirubah ke API Google yang baru : http://toolbarqueries.google.com/tbr. Caranya adalah:

* Klik kanan SEOquake Icon
* Klik Preference dan kemudian google pagerank
* Edit :

[NAME]=Google pagerank
[TITLE]=PR
[URL_R]=http://toolbarqueries.google.com/search?client=navclient-auto&hl=en&ch={gchecksum}&ie=UTF-8&oe=UTF-8&features=Rank&q=info:{url|encode}
[REGEXP]=Rank_.*?:.*?:(\d+)

Ganti dengan:

[NAME]=Google pagerank
[TITLE]=PR
[URL_R]=http://toolbarqueries.google.com/tbr?client=navclient-auto&hl=en&ch={gchecksum}&ie=UTF-8&oe=UTF-8&features=Rank&q=info:{url|encode}
[REGEXP]=Rank_.*?:.*?:(\d+)

Itulah 2 cara yang dapat digunakan untuk mengukur Google pagerank setelah update pekan ini. Selain itu, sejumlah situs pagerank checker juga sudah mulai mengupdate algoritma dan mengganti Google API mereka sehingga sudah bisa bekerja. Misalnya Rank Checker.

Semoga bermanfaat.

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)

Apakah Google Menghapus Google Page Rank (PR)?

Hari ini, Kamis (6/10), jagad internet kembali gempar. Bukan karena berita meninggalnya sang pendiri Apple Steve Jobs, melainkan karena indikator Google Page Rank (PR) secara tiba-tiba menghilang dari semua tools online yang selama ini dipakai mengukur pagerank. Bahkan jika kita mengecek pagerank dari situs google.com pun, hasilnya nihil (N/A). Ada apa?

google pagerank down

Tidak ada yang tahu persis mengapa hal ini terjadi. Hanya saja, beberapa rumor mengatakan bahwa ini adalah salah satu kebijakan baru Google.com untuk membersihkan internet dari praktik jual beli link. Wow! Soalnya selama ini, jual beli link menjadi salah satu bisnis yang cukup menggiurkan di dunia maya, melahirkan puluhan juta blogger dengan penghasilan luar biasa hanya dari menjual space link di blog mereka.

Padahal, Google secara nyata menentang praktik jual beli link tersebut, karena secara tidak langsung dapat memanipulasi hasil pencarian dengan kata kunci tertentu. Dalam hal ini, siapa yang memiliki uang banyak bisa saja membeli link dalam jumlah tidak terbatas dan mengangkat situsnya ke urutan teratas hasil pencarian di google.com.

Google pagerank menjadi indikator utama dalam aktivitas jual beli link. Situs-situs yang memiliki google page rank yang tinggi dapat menjual link dengan harga yang tinggi pula, demikian juga sebaliknya. Pada gilirannya, banyak orang yang kemudian membeli domain ber-PR hanya untuk menjual link saja, sehingga urusan konten dan tampilan situsnya menjadi prioritas terakhir.

Hari ini, dengan menggunakan tools apapun, kita tidak bisa mengetahui pagerank dari sebuah situs, bahkan google.com sekalipun! Tahun 2009 lalu Google juga melakukan hal yang sama; menghilangkan indikator pagerank dari semua situs. Tetapi saat itu hanya berlangsung sekitar 1 jam saja dan pagerank bar kembali bekerja normal setelahnya, berbeda dengan yang terjadi hari ini.

Apakah ini akan menjadi kebijakan permanent Google? Jika ya, maka diprediksi akan terjadi perubahan besar-besaran dalam pasar jual beli link dan blog advertising selama ini.

Mungkin saja ke depannya, advertiser dan pemasang link tidak lagi melihat pagerank sebagai indikator kualitas sebua situs, tetapi beralih pada sejauh mana kesesuaian nama domain (domain name) dengan konten dan orisinalitas konten situs tersebut. Dengan demikian, blogger juga akan terkena imbas dari kebijakan Google.com ini. Apakah ini menjadi era berakhirnya praktik jual beli link? Kita tunggu saja perkembangan selanjutnya!

0 votes, 0.00 avg. rating (0% score)